Airlangga Menyampaikan Perang AS–Iran Berpotensi Naikkan Harga BBM

Konotasi–Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak di Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa risiko tersebut berkaitan dengan terganggunya pasokan minyak dunia akibat penutupan Selat Hormuz, yang merupakan jalur distribusi energi strategis. Penutupan jalur tersebut diperkirakan dapat meningkatkan harga minyak mentah global dan pada akhirnya memengaruhi harga energi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Airlangga mencontohkan situasi serupa ketika pecah perang di Ukraina, yang turut menyebabkan lonjakan harga energi. Namun, ia menilai tekanan harga kali ini masih dapat dikendalikan karena suplai minyak dari Amerika Serikat meningkat, sementara Organization of the Petroleum Exporting Countries juga menambah kapasitas produksinya.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah telah menyiapkan skema diversifikasi pasokan untuk mengurangi ketergantungan dari kawasan Timur Tengah. Salah satu upaya dilakukan oleh PT Pertamina (Persero) yang menjalin nota kesepahaman dengan sejumlah perusahaan energi asal Amerika Serikat, antara lain Chevron dan ExxonMobil, guna memastikan ketersediaan suplai dari luar kawasan konflik.
Di sisi lain, situasi geopolitik memanas setelah Islamic Revolutionary Guard Corps dilaporkan menutup Selat Hormuz di tengah eskalasi ketegangan pada 28 Februari 2026. Pada hari yang sama, Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan ke sejumlah titik di Iran, termasuk ibu kota Teheran, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban sipil.
Secara keseluruhan, pemerintah menilai dinamika global tersebut perlu direspons dengan kebijakan antisipatif agar stabilitas harga energi domestik tetap terjaga dan dampaknya terhadap inflasi serta daya beli masyarakat dapat diminimalkan.



































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































