BPS Catat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,11 Persen Selama 2025

Konotasi–Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11 persen secara tahunan. Capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang masih diwarnai ketidakpastian.
Kepala BPS menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, peningkatan investasi, serta kinerja ekspor yang stabil. Aktivitas produksi di berbagai sektor utama juga mengalami ekspansi, terutama industri pengolahan, perdagangan, dan konstruksi.
“Pertumbuhan ekonomi 2025 tetap terjaga di atas lima persen, didorong permintaan domestik yang solid dan perbaikan iklim investasi.” ujar Kepala BPS dalam konferensi pers di Jakarta.
Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi kontributor terbesar terhadap produk domestik bruto. Stabilitas daya beli masyarakat, peningkatan mobilitas, serta berbagai program pemerintah dinilai turut memperkuat aktivitas konsumsi sepanjang tahun.
Sementara itu, realisasi investasi menunjukkan tren positif seiring percepatan proyek infrastruktur dan ekspansi sektor swasta. Penanaman modal dalam negeri maupun asing memberikan dampak pada penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas produksi nasional.
Secara sektoral, industri pengolahan mencatat pertumbuhan yang konsisten, diikuti sektor perdagangan dan transportasi yang mengalami peningkatan sejalan dengan pemulihan aktivitas ekonomi. Sektor pertanian juga memberikan kontribusi penting terhadap stabilitas pasokan pangan.
Pemerintah menilai capaian tersebut menjadi modal kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan pada tahun berikutnya. Stabilitas inflasi, penguatan sektor riil, dan keberlanjutan reformasi struktural disebut akan menjadi fokus kebijakan agar pertumbuhan ekonomi tetap inklusif.
BPS menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan indikator ekonomi makro guna memastikan arah kebijakan berbasis data. Dengan fondasi ekonomi yang relatif solid, Indonesia diharapkan mampu menghadapi tantangan global sekaligus memperluas peluang pertumbuhan domestik.



































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































