Cegah Kenaikan Harga Pangan, Bulog Distribusikan 1.200 Ton Beras Murah ke Papua

Konotasi–Perum Bulog menyalurkan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke seluruh wilayah Papua guna menjaga stabilitas dan keterjangkauan harga menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan bahwa distribusi beras SPHP dilakukan secara serentak ke seluruh kabupaten dan kota di Papua, termasuk daerah-daerah terluar dan terpencil. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Bulog dalam memastikan masyarakat Papua memperoleh akses terhadap beras dengan harga terjangkau.
“Kami sudah turun langsung ke Papua Raya sekitar tiga minggu lalu untuk melaksanakan penyaluran beras SPHP secara serentak. Distribusi dilakukan dari Merauke hingga Jayapura, mencakup wilayah terjauh tanpa terkecuali.” ujar Ahmad Rizal saat ditemui di Kementerian Pertanian.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto serta kementerian terkait untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas pangan menjelang momentum Natal dan Tahun Baru.
Dalam pelaksanaannya, Bulog menempatkan stok beras SPHP di titik-titik distribusi yang mudah dijangkau masyarakat, termasuk di kantor kepolisian dan markas komando distrik militer.
“Setiap Polres di Papua kami siapkan minimal 10 ton beras SPHP. Tujuannya agar masyarakat, khususnya yang merayakan Natal dan Tahun Baru, dapat membeli beras dengan harga murah. Kita semua mengetahui bahwa harga beras di Papua relatif tinggi.” jelasnya.
Menurut Ahmad Rizal, pendistribusian dilakukan secara menyeluruh, termasuk ke daerah-daerah dengan akses transportasi yang sulit.
“Kami pastikan setiap Polres, Kodim, dan gudang Dandim mendapatkan minimal 10 ton beras SPHP, termasuk di wilayah seperti Intan Jaya dan Lanny Jaya. Harapannya, umat Kristiani di Papua dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan ketersediaan beras yang terjangkau dan berkualitas.” tambahnya.
Secara total, Bulog menyalurkan sekitar 1.200 ton beras SPHP dalam operasi distribusi kali ini sebagai upaya menekan potensi kenaikan harga di Papua menjelang puncak konsumsi akhir tahun.
Kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program stabilisasi pangan yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) serta penyaluran beras SPHP secara masif di wilayah Papua Raya.
Sebelumnya, pada awal bulan, pemerintah bersama Bulog dan Polri juga telah menyalurkan 4.634 ton beras SPHP ke 42 kabupaten dan kota di enam provinsi Papua Raya, ditambah distribusi awal sebanyak 852 ton oleh Polda Papua.
Distribusi beras tersebut menjangkau wilayah-wilayah sulit diakses, termasuk dengan menggunakan transportasi udara. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga pasokan pangan, menstabilkan harga menjelang Natal dan Tahun Baru, serta memperkuat ketahanan pangan di kawasan timur Indonesia.


































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































