Dalam Rangka Penanganan Cepat Bencana, Kapal Rumah Sakit Milik TNI AL Bergerak Menuju Wilayah Sumatera

Konotasi–KRI dr Soeharso‑990 diberangkatkan dari markas Kolinlamil Tanjung Priok, Jakarta, pada Minggu, menuju wilayah Pulau Sumatera untuk melaksanakan misi kemanusiaan terkait bencana yang melanda sebagian kawasan utara Sumatera. Kapal ini membawa perlengkapan logistik serta tim kesehatan untuk mendukung operasi bantuan darurat.
Pelayaran dimulai sekitar pukul 10.45 WIB setelah upacara pelepasan resmi yang dipimpin oleh Marsekal TNI Muhammad Ali selaku Kepala Staf Angkatan Laut. Selain KRI dr Soeharso, ia menjelaskan bahwa dua kapal lain juga dilepas dari Jakarta, yaitu KRI Teluk Gilimanuk‑531 dan KRI Semarang‑594.
“Mereka akan bergerak ke beberapa titik. Ada yang menuju Lhokseumawe, sebagian ke Nias, Sibolga, dan juga ke Langsa.” ujar Ali.
Tidak hanya tiga kapal dari Jakarta, TNI AL juga mengoperasikan dua kapal tambahan, yakni KRI dr Rajiman Wedyodiningrat‑992 yang berangkat dari Surabaya, Jawa Timur, serta KRI Sutedi Senaputra‑378 yang telah berada di Belawan, Sumatera Utara, untuk kemudian diarahkan ke Langsa, Aceh.
Seluruh lima kapal tersebut membawa perlengkapan bantuan, bahan kontak, logistik, serta tenaga medis. Selain itu, kapal-kapal itu juga mengangkut lima unit helikopter guna mempercepat distribusi bantuan ke wilayah yang terdampak bencana.
“Mereka tugasnya juga akan membantu terutama men-drop bahan logistik dan bahan kontak terutama daerah-daerah yang terputus (komunikasi), dan terisolasi akibat bencana alam ini.” katanya.
Selanjutnya, ia menyampaikan bahwa TNI AL juga menurunkan personel Zeni Marinir untuk membantu pemulihan dan perbaikan berbagai infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana, sebagai upaya meringankan beban warga yang terdampak.
Di sisi lain, Kadispenal Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa fokus utama pengerahan unsur laut adalah pengiriman Kapal Rumah Sakit, yaitu KRI dr. Soeharso-990 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992, yang membawa tenaga medis dan sarana kesehatan lengkap.
Ia menambahkan bahwa KRI dr. Soeharso mengangkut sembilan tenaga medis dari Departemen Kesehatan kapal, serta 80 personel dari Batalyon Kesehatan (Yonkes) Marinir yang membawa satu unit Rumah Sakit Lapangan (Rumkitlap) beserta tenda, velbed, dan ambulans.
Adapun KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat membawa sebelas personel medis kapal beserta perangkat kesehatan lain, termasuk ambulans dan suplai tabung oksigen dalam jumlah besar.
Ia juga menjelaskan bahwa seluruh kapal mengangkut bahan kontak atau logistik, mencakup makanan, air minum, obat-obatan, pakaian, dan tabung oksigen. Proses pemuatan logistik tersebut dikelola oleh Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, II, dan III.



































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































