#Topik

Dinas Perkebunan Berau Sebut Koperasi Jadi Solusi Atasi Kesulitan Pupuk Sawit

Konotasi.co.id -

Ilustrasi: Petani Sawit Saat Panen (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom)

Konotasi–Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Berau, Lita Handini, menyampaikan pentingnya peran kelompok tani dalam menjamin ketersediaan pupuk bagi para petani sawit di tengah tantangan saat ini. Pasalnya, subsidi pupuk untuk sektor perkebunan, termasuk sawit, sudah tidak tersedia lagi.

Pihaknya pun telah melakukan komunikasi dengan Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Hasilnya, pihak PKT siap mengalokasikan pupuk, tetapi dengan syarat data harus jelas, siapa yang mengajukan dan siapa yang membutuhkan.

“Proses ini hanya bisa berjalan efektif jika dilakukan melalui kelompok, seperti koperasi petani,” jelas Lita saat ditemui di kantornya, Jumat (10/1/2025).

Menurut Lita, PKT tidak melayani pembelian dalam skala kecil atau eceran. Mereka hanya akan melayani pembelian minimal satu ton. Jadi, solusi terbaik adalah melalui koperasi yang menggabungkan kebutuhan beberapa petani.

“Misalnya, satu koperasi memesan beberapa ton pupuk, dan itu akan langsung dilayani PKT,” lanjutnya.

Dinas Perkebunan Berau sendiri berkomitmen menjadi penghubung antara koperasi petani dengan pihak PKT. Selanjutnya, koperasi-lah yang akan bernegosiasi dan melakukan pemesanan langsung.

Ia juga menyoroti tantangan utama bagi petani sawit saat ini, yaitu kesulitan mendapatkan pupuk di pasaran. Hal itu dikarenakan semua harus swadaya, banyak petani kesulitan mencari pupuk dalam jumlah besar.

“Dengan adanya pola kerja sama melalui koperasi, kami harap kebutuhan pupuk petani dapat terpenuhi dengan lebih baik,” imbuhnya.

Lita mencontohkan keberhasilan serupa yang telah dilakukan di Kutai Timur, di mana koperasi petani bekerja sama dengan PKT dalam pengadaan pupuk. Ia berharap model ini dapat diterapkan di Berau demi mendukung produktivitas para petani sawit.

“Intinya, kelompok atau koperasi adalah kunci agar distribusi pupuk bisa lebih mudah dan efisien. Kami sangat mendorong petani untuk bergabung dalam koperasi,” pungkasnya.

Dinas Perkebunan Berau berharap langkah ini mampu menjadi solusi konkret dalam menjaga keberlanjutan sektor perkebunan sawit di daerah tersebut.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *