#Topik

Disambut Ratusan Warga Tanamalia Saat Reses, Ismail Janjikan Penyelesaian Konflik Warga Dengan PT Vale

Konotasi.co.id -

Konotasi–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ismail Bachtiar, disambut baik kedatangannya oleh masyarakat saat melakukan Reses di Tanamalia, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan (29/1/2025).

Tidak hanya masyarakat biasa saja, Ismail disambut haru oleh Perempuan Petani Lada di Tanamalia.

“Masyarakat khususnya Asosiasi Perempuan Petani Lada itu menangis haru saya berkunjung kesana”, kata Ismail kepada Konotasi.

Ia juga mengatakan tangis haru dari para masyarakat itu karena masyarakat mengaku, dari dulu hingga saat sebelum Ismail berkunjung ke Tanamalia, tidak satupun Anggota DPR RI pernah berkunjung ke wilayah Tanamalia.

“Karena dia bilang semenjak republik ini katanya baru ada anggota DPR RI menginjak kan kakinya disitu,” tambah Ismail.

Reses dan kunjungan Ismail ke Tanamalia ini dengan maksud ingin melihat langsung bagaimana sengketa tanah di Tanamalia.

Ia menjelaskan bahwa jika hamparan yang dikunjunginya merupakan konsensi lahan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) milik PT Vale Indonesia yang sedang bekonflik dengan warga setempat.

“Kaitannya dengan perkebunan lada”, kata Ismail dalam video yang ia upload di akun Instagram milik pribadinya.

Konflik ini harusnya menjadi atensi dan perhatian bersama, dalam kunjungannya Ismail berharap warga tidak dirugikan. Saat berdialog dengan warga, Ismail menjanjikan pemerintah akan terus memperhatikan masyarakat.

“Alhamdulillah dalam dialog berkembang saya sampaikan bahwa, pemerintah akan terus memperhatikan hal-hal seperti ini”, kata anggota DPR RI tersebut kepada Konotasi.

Selain itu ia berharap PT Vale juga punya solusi untu khususnya warga Tanamalia.

“Untuk mencari solusi terbaik bagi masyarakat dan juga PT Vale Indonesia Tbk”, imbuhnya.

Ismail juga mengatakan selain Konflik lahan ada juga masalah lain seperti akses yang membutuhkan puluhan jam dari kota.

“Tapi butuh waktu sih perjalanan kesana saya berjam jam naik kapal, naik mobil” katanya.

Penulis: A. M. Said

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *