Ini 10 Daftar Proyek Strategis Nasional di Sulsel

Konotasi–Daftar terbaru Proyek Strategis Nasional (PSN) sudah di teken pemerintah.
Presiden Prabowo Subianto menetapkan daftar terbaru PSN melalui Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedelapan atas Permenko Nomor 7 Tahun 2021 tentang Proyek Strategis Nasional.
Dalam daftar tersebut, ada 10 proyek di Sulsel.
Diantaranya Makassar New Port,Kereta Api Makassar – Parepare (Tahap 1 dari Pengembangan Jalur Lintas Barat Sulawesi Bagian Selatan).
Dari sektor kawasan industri ada tiga titik proyek, yakni Kawasan Industri Bantaeng, Kawasan Industri Takalar, Kawasan Industri Indonesia Huali Industry Park (IHIP).
Tiga bendungan juga masuk dalam PSN, yakni Bendungan Karalloe di Gowa, Bendungan Passeloreng di Wajo serta Bendungan Pamukkulu Takalar, Terakhir ada Pembangunan Bendung dan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Baliase
“Semua pasti kita berharap dampaknya ke masyarakat sekitar dan pemerintah daerah. Baik itu Kabupaten atau provinsi,” kata Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel Muh Saleh, Selasa (21/10/2025).
Dalam beleid tersebut, penanggung jawab proyek wajib menyelesaikan PSN sesuai dokumen perencanaan saat pengusulan.
Jika proyek tidak diselesaikan tepat waktu, penanggung jawab harus melaporkan pelaksanaan.
Kemudian mengajukan revisi rencana penyelesaian kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
“PSN ini tentu kita harap pusat menggerakkan roda pembangunan termasuk di sulsel. Setelah ditetapkan menjadi kawasan tentu pemerintah akan memberi perhatian besar terhadap hal tadi,” kata Muh Saleh.
Senada dengannya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ahmadi Akil menyambut masuknya 3 kawasan industri dalam PSN.
Pasalnya Sulsel disiapkan menjadi pengelola komoditi dari Kawasan Timur Indonesia.
“Sangat tepat Sulsel harus ada kawasan industri strategis, karena Sulsel hub yang memang kita harap semua komoditi unggulan di Timur nanti akan diolah di Kawasan Industri 3 kabupaten itu,” jelas Ahmadi Akil.
Ahmadi Akil menyebut kehadiran kawasan Industri memang akan menarik investor.
Sebab sudah ada kawasan khusus yang dimanfaatkan dalam sektor Industri.
“Artinya kalau ada KEK Investor lihat bahwa pasti ada perhatian pemerintah,” lanjutnya.
Kedepan kawasan PSN ini akan mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat

























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































