Ketua KPK Tegaskan Penguatan SDM di Tengah Tantangan Pemberantasan Korupsi

Konotasi–Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi bukanlah jalan yang mudah dan selalu dihadapkan pada berbagai tantangan. Oleh karena itu, penguatan kompetensi dan integritas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci utama agar kinerja lembaga dapat berjalan efektif.
“KPK menyadari bahwa pemberantasan korupsi merupakan proses panjang dan penuh liku. Namun, kami meyakini bahwa dengan perbaikan sistem, penguatan integritas aparatur, serta keterlibatan aktif masyarakat, Indonesia dapat bergerak menuju negara yang bersih dan berkeadilan, khususnya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan Indonesia Bebas Korupsi 2045,” ujar Setyo saat konferensi pers capaian kinerja KPK.
Setyo menilai kekuatan KPK sebagai lembaga penegak hukum sangat ditentukan oleh kualitas pegawainya. Karena itu, integritas dan profesionalisme sumber daya manusia di lingkungan KPK harus terus dijaga dan diperkuat.
Sepanjang tahun 2025, KPK berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pelatihan, baik di dalam maupun luar negeri. Tercatat sebanyak 1.958 pegawai KPK terus didorong untuk mengembangkan kompetensi guna menjawab tantangan zaman, termasuk tuntutan di era digital.
Menurut Setyo, peningkatan kapasitas tersebut sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital KPK melalui cetak biru KPK 2025–2029, yang diarahkan pada layanan digital by design dan selaras dengan visi government 5.0. Ia menegaskan bahwa penguatan lembaga tidak dapat berdiri sendiri tanpa kolaborasi dan kerja sama lintas sektor.
Di tingkat global, KPK juga memperluas kerja sama internasional melalui 32 perjanjian Mutual Legal Assistance (MLA), puluhan perjanjian kerja sama, serta keterlibatan aktif dalam forum internasional seperti United Nations Convention Against Corruption (UNCAC) dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).
Selain itu, Setyo menyebut penguatan kelembagaan KPK tercermin dari tingkat penyerapan anggaran yang mencapai 98,19 persen. KPK juga berhasil menyetorkan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp539,6 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Seluruh capaian ini merupakan bagian dari upaya KPK dalam menjaga keberlanjutan organisasi sekaligus mempertahankan kepercayaan publik,” kata Setyo. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia atas laporan, kritik, keberanian, serta dukungan yang terus diberikan dalam mengawal kinerja KPK.
Setyo menegaskan bahwa capaian tersebut bukan semata hasil kerja KPK, melainkan buah kolaborasi bersama pemerintah pusat dan daerah, aparat penegak hukum, sektor swasta, akademisi, mitra, komunitas, serta masyarakat luas.
Di bidang penindakan, sepanjang tahun 2025 KPK telah menangani ratusan perkara, termasuk 11 kasus yang terungkap melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT). Sebanyak 118 tersangka diproses hukum, dengan nilai pemulihan kerugian keuangan negara mencapai Rp1,53 triliun.






























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































