LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Gowa Raya Usung Komitmen Keummatan dan Kebangsaan

Konotasi–Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Gowa Raya akan menggelar Training Nasional, yakni Intemediate Training atau Latihan Kader 2.
Dicanangkan akhir bulan Januari pada tanggal 27 Januari 2025, Intermediate Training ini mengangkat tema “HMI dan Indonesia” sebagai wadah peningkatan kapasitas keilmuan kader HMI pasca Basic Training.
Ketua Umum HMI Cabang Gowa Raya, Nawir Kalling, menyampaikan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan bergengsi tersebut adalah bentuk komitmen mereka untuk menyongsong kemajuan zaman.
“Tema HMI dan Indonesia Kita diambil sebagai bentuk komitmen kebangsaan dan keummatan HMI, khususnya dalam menyongsong dan beradaptasi dalam tiap zaman, apatalagi laju era sekarang yang serba cepat dan kompleks,” kata Nawir Kalling kepada Konotasi saat dikonfirmasi, Jumat (10/1/2024).
HMI dan Indonesia, kata Betok sapaan Akrab Nawir Kalling, adalah satu kesatuan yang utuh dengan kontribusi besar terhadap kemajuan dan perkembangan Bangsa Indonesia.
“Kontribusi besar HMI terhadap Indonesia adalah dengan terus mendidik dan mendorong generasi bangsa untuk terus berkembang dan berpikir maju dalam menyongsong cita-cita masyarakat madani sebagaimana apa yang menjadi gagasan Nurcholish Madjid,” urainya.
Olehnya itu, kata Nawir, Indonesia di setiap perkembangan dan kemajuannya mesti tetap menjaga jati diri pluralisasi sebagaimana semboyan Bhineka Tunggal Ika dan risalah Nurcholish Madjid yang tertuang dalam teks Indonesia Kita yang memiliki komitmen besar pada Keislaman dan Keindonesiaan.
“Tekad HMI untuk terus memberikan sumbangsih secara moral maupun moril terhadap bangsa Indonesia. Itu bertitik tolak pada problem ummat dan bangsa yang muncul di permukaan hari ini dan HMI mesti mengambil peran aktif disitu, guna mewujudkan masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT,” jelasnya.
Alumni UIN Alauddin Makassar jurusan Ilmu Politik itu juga mengajak seluruh kader HMI se Indonesia untuk ikut terlibat dalam training tersebut.
“Kami ajak semua kader HMI tanpa terkecuali tapi tentunya akan melewati beberapa proses dan itu kami membuka ruang selebar-lebarnya untuk kader terbaik yang ada di Indonesia,” tandasnya.

Penulis: A. Wahyu Pratama Hasbi










































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































