Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman Targetkan Lahan Sawah Terdampak Bencana Di Sumatera Pulih Dalam Waktu Enam Bulan

Konotasi–Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan rehabilitasi sawah yang rusak akibat bencana di sejumlah daerah di Sumatera dapat tuntas dalam kurun enam bulan.
Ia memaparkan luas lahan terdampak mencapai kurang lebih 94 ribu hektare yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari jumlah tersebut, sekitar 39 ribu hektare telah diperbaiki dan kembali siap ditanami.
Usai rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Jakarta, Rabu, Amran menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian memfokuskan penanganan awal pada lahan dengan kerusakan ringan agar cepat produktif kembali, sambil tetap mengerjakan perbaikan lahan dengan kerusakan sedang dan berat secara bersamaan.
“Kita usahakan enam bulan selesai semuanya.” ucap dia.
Disampaikan Mentan pula pihaknya tidak terlalu melakukan banyak perbaikan, mengingat tanah di wilayah terdampak cukup subur.
“Untuk sawah-sawah yang rusak dan direhab adalah tanah-tanah longsoran itu adalah humus dan cukup subur, sehingga hanya irigasi yang kita perbaiki dan langsung kita melakukan penanaman.” kata dia.
Dari sisi ketahanan pangan, kata dia, stok beras di lapangan cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan, sementara stok beras nasional saat ini berada pada level tinggi, yakni sekitar 3,5 juta ton.
Untuk sisi pendanaan, ia menyebutkan nilai bantuan yang sudah tersalurkan mencapai sekitar Rp1,52 triliun. Di samping itu, kementeriannya turut melakukan realokasi anggaran rutin sekitar Rp1,49 triliun pada periode 2025 sampai 2026 sebagai tambahan dukungan bagi proses pemulihan.
“Kemudian masih butuh tambahan di 2026 Rp2,1 triliun, di 2027 Rp1,1 triliun, total Rp4,7 triliun.” katanya.



































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































