Nilai Tukar Rupiah Tertekan Di Tengah Berlanjutnya Penguatan Indeks Dolar AS

Konotasi–Rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat di Jakarta, turun 23 poin atau sekitar 0,14 persen ke posisi Rp16.865 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.842 per dolar AS.
Analis Bank Woori Saudara Rully Nova menjelaskan pelemahan ini terjadi di tengah penguatan indeks dolar AS yang masih berlanjut. Menurut dia, kenaikan permintaan terhadap obligasi pemerintah Amerika Serikat dipicu meningkatnya risiko di pasar saham serta data ketenagakerjaan yang kurang solid.
“Indeks dolar masih menguat karena investor memburu obligasi pemerintah AS di tengah risiko pasar saham dan data tenaga kerja yang lemah.” ujarnya di Jakarta.
Ia menambahkan, imbal hasil obligasi pemerintah AS turun sekitar 9 basis poin menjadi 4,18 persen, yang menandakan harga obligasi mengalami kenaikan.
Dari sisi pasar saham global, kekhawatiran juga muncul akibat indikasi gelembung harga pada saham sektor teknologi. Banyak perusahaan telah menggelontorkan belanja besar untuk pengembangan kecerdasan buatan, namun imbal hasil investasinya dinilai belum jelas.
Tekanan terhadap rupiah juga datang dari penyesuaian prospek peringkat Indonesia oleh Moody’s dari stabil menjadi negatif, meski lembaga tersebut tetap mempertahankan rating di level Baa2.
Moody’s Investors Service sebelumnya menegaskan peringkat kredit Indonesia masih berada satu tingkat di atas batas investment grade, tetapi outlook diturunkan karena ruang fiskal pemerintah dinilai semakin terbatas.
“Penilaian Moody’s terhadap obligasi pemerintah Indonesia menyoroti ruang fiskal yang makin sempit. Kenaikan belanja negara belum diimbangi reformasi penerimaan yang memadai.” kata Rully.
Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga tercatat melemah ke posisi Rp16.887 per dolar AS, dari sebelumnya Rp16.826 per dolar AS.































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































