Pengaspalan Belum Rampung, Jalan Hertasning Kembali Rusak

Konotasi–Kondisi ruas Jalan Hertasning di Kota Makassar, tepatnya di depan kantor PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan, menjadi perhatian warga setelah ditemukan sejumlah titik kerusakan berupa lubang pada permukaan jalan yang masih dalam tahap pengaspalan.
Cuplikan video yang memperlihatkan kondisi tersebut memicu respons publik. Dalam rekaman itu terlihat adanya kerusakan ringan di beberapa bagian jalan, terutama pada jalur dengan tingkat lalu lintas kendaraan yang tinggi sehingga berpotensi mempercepat penurunan kualitas permukaan aspal.
Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Ihsan, menyampaikan bahwa kerusakan yang muncul bersifat lokal dan tidak terjadi secara merata di seluruh ruas jalan. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi teknis untuk memastikan mutu pekerjaan tetap sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan.
“Kembali lagi, faktor curah hujan yang tinggi sangat berpengaruh. Aspal merupakan material yang paling sensitif terhadap air, sementara lalu lintas di ruas tersebut cukup padat.” ujar Ihsan, Minggu (1/3/2026).
Andi Ihsan menegaskan bahwa kerusakan yang muncul hanya terjadi pada sejumlah titik tertentu dan tidak meluas ke seluruh badan jalan.
Ia menjelaskan, kondisi cuaca menjadi faktor utama yang memengaruhi progres pekerjaan. Tingginya curah hujan membuat proses pengaspalan belum dapat dilaksanakan secara menyeluruh. Menurutnya, pelaksanaan aspal dalam kondisi cuaca yang tidak mendukung berisiko menurunkan kualitas hasil pekerjaan, sehingga pihaknya memilih menunggu situasi lebih kondusif agar mutu konstruksi tetap terjaga sesuai standar teknis.
“Kerusakannya tidak keseluruhan, hanya setempat. Malam ini penanganan sementara berlangsung di lapangan. Intinya, setiap kerusakan akan segera dibenahi sesuai standar yang di persyaratkan dalam spesifikasi teknis Bina Marga.” jelasnya.
Meski demikian, ia memastikan penanganan ruas Jalan Hertasning tetap menjadi bagian dari proyek Multiyears Contract (MYC) Paket 1 yang saat ini masih berjalan sesuai dengan perencanaan dan jadwal kerja tahun anggaran yang telah ditetapkan.





























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































