Respons Cepat Wagub Sulsel: Bantuan Darurat Disalurkan kepada Korban Bencana

Konotasi–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Sosial Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmennya terhadap perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak musibah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan santunan kematian kepada para ahli waris korban bencana sosial dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di Baruga Lounge, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Kehadiran pemerintah provinsi dalam proses penyerahan ini menjadi bentuk empati sekaligus afirmasi bahwa negara hadir untuk membantu warganya saat mengalami situasi sulit.
Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Abdul Malik Faisal, menegaskan bahwa santunan tersebut merupakan amanah dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini ditujukan untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan anggota akibat bencana sosial, sekaligus memastikan mereka memperoleh dukungan yang layak sesuai ketentuan.
Ia menjelaskan bahwa santunan kematian ini tidak hanya berfungsi sebagai bentuk kehadiran negara, tetapi juga merupakan upaya memperkuat jaring pengaman sosial agar keluarga korban tidak semakin terpuruk secara ekonomi setelah menghadapi musibah.
“Kami laporkan bahwa sesuai amanah bapak Menteri Sosial Republik Indonesia untuk meminta kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui ibu Wakil Gubernur, untuk menyerahkan bantuan santunan kepada ahli waris korban bencana sosial di Sulawesi Selatan.” ucap Malik.
Kepala Dinas Sosial Sulawesi Selatan, Abdul Malik Faisal, menambahkan bahwa pelaksanaan bantuan sosial tersebut bersumber dari dana Belanja Tak Terduga (BTT) milik Kementerian Sosial Republik Indonesia. Ia menjelaskan bahwa penyaluran santunan ini dilakukan secara rutin setiap bulan sebagai wujud keberlanjutan program perlindungan sosial bagi keluarga korban bencana sosial.
Menurut Malik, penyerahan santunan yang dilakukan saat ini merupakan bagian dari alokasi untuk bulan Desember, sekaligus memastikan bahwa seluruh hak penerima dapat tersalurkan tepat waktu. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus mengawal proses distribusi agar bantuan benar-benar sampai kepada keluarga yang berhak, sejalan dengan komitmen menghadirkan pelayanan sosial yang responsif dan transparan.
“Jadi kami juga berharap bantuan yang bersumber dari dana BTT (Belanja Tidak Terduga) Kementerian Sosial ini, santunan ini, tidak dilihat dari nilainya ibu. Tapi, sebenarnya bentuk perhatian pemerintahan hadir pada saat masyarakat mendapatkan musibah, dan kami juga berharap bahwa dana bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya.” harapnya.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, pada kesempatan yang sama menyampaikan rasa duka mendalam kepada seluruh ahli waris yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana sosial. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir bukan hanya sebagai penyalur bantuan, tetapi juga sebagai pihak yang berupaya memberikan dukungan emosional dan semangat pemulihan bagi para korban. Fatmawati berharap santunan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan bijak untuk meringankan beban keluarga dan membantu mereka bangkit dari kondisi pasca-musibah.
Rasa syukur dan terima kasih juga disampaikan oleh salah seorang ahli waris korban bencana kebakaran asal Kota Makassar, Teti. Ia mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah sangat berarti bagi keluarganya, terutama di tengah situasi sulit pasca-kejadian. Menurutnya, santunan ini membantu memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus menjadi bentuk perhatian nyata dari pemerintah kepada warganya yang sedang tertimpa musibah.
“Terima kasih karena (kami) sudah mendapat bantuan. Rencananya (bantuan) ini akan digunakan untuk memperbaiki rumah.” ujar Teti, yang rumahnya rusak akibat dilalap api.































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































