Prabowo Subianto Siapkan Rp4 Triliun Untuk Perbaikan 1.800 Perlintasan Kereta Di Pulau Jawa

Konotasi–Prabowo Subianto menyiapkan anggaran sekitar Rp4 triliun untuk memperbaiki 1.800 titik perlintasan kereta api di Pulau Jawa sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi publik.
Saat meninjau korban kecelakaan kereta api di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Presiden menyampaikan bahwa alokasi anggaran tersebut diprioritaskan demi menekan risiko kecelakaan di perlintasan sebidang.
Ia menjelaskan bahwa ribuan titik perlintasan itu merupakan infrastruktur lama peninggalan masa kolonial yang selama puluhan tahun belum mendapat penanganan secara menyeluruh. Kondisi tersebut dinilai memerlukan intervensi cepat karena banyak lintasan yang belum dilengkapi sistem penjagaan.
Prabowo menegaskan pemerintah akan segera melakukan pembenahan menyeluruh, baik melalui pembangunan pos jaga maupun pembangunan jembatan layang atau flyover, sesuai kebutuhan di masing-masing lokasi.
Khusus wilayah Bekasi, Presiden menyetujui pembangunan flyover melalui skema bantuan presiden mengingat tingginya kepadatan lalu lintas dan urgensi penanganan keselamatan di kawasan tersebut.
Ia juga menginstruksikan jajaran terkait agar percepatan pelaksanaan segera dilakukan, sehingga perlintasan kereta api yang rawan kecelakaan dapat ditangani secara sistematis dan berkelanjutan.
Pemerintah Daerah Bekasi sebelumnya telah mengusulkan pembangunan flyover sepanjang ribuan meter guna mengurangi risiko kecelakaan pada sejumlah titik rawan perlintasan kereta api.
Prabowo Subianto menegaskan bahwa anggaran besar tersebut perlu direalisasikan saat ini karena kereta api memiliki peran strategis sebagai moda transportasi massal bagi masyarakat.
Program penanganan ini ditargetkan mampu menyelesaikan persoalan keselamatan di perlintasan sebidang yang selama puluhan tahun belum tertangani secara optimal sejak masa awal kemerdekaan.
Berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, kecelakaan antara kereta listrik dan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh biaya pengobatan korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal akan ditanggung sepenuhnya melalui pihak asuransi dan perusahaan.
Para korban luka telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya RSUD Bekasi, RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, serta beberapa rumah sakit swasta di wilayah Bekasi.
Sebagai bentuk pelayanan darurat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga membuka Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur guna membantu keluarga korban memperoleh informasi resmi terkait kondisi penumpang serta penanganan barang milik pelanggan

































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































